Informasi Profil

Sejarah Madrasah

Pembaruan Terakhir: 17 Juni 2026
Sejarah Madrasah
Media Halaman
Menjaga Tradisi, Menyiapkan Generasi Madrasah Tsanawiyah Tarbiyatut Tholabah (MTs. TABAH) merupakan lembaga pendidikan Islam yang berlokasi di Desa Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Madrasah ini berada di bawah naungan Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah, salah satu pesantren tertua dan berpengaruh di kawasan Pantai Utara (Pantura) Lamongan yang didirikan pada tahun 1898 oleh Al-Maghfurlah KH. Musthofa Abdul Karim. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan panjang pesantren, MTs. Tarbiyatut Tholabah hadir untuk melanjutkan estafet perjuangan para ulama dalam bidang pendidikan. Madrasah ini didirikan pada tanggal 1 Agustus 1963 oleh Al-Maghfurlah KH. Baqir Adelan. Pada masa awal berdirinya, lembaga ini dikenal dengan nama MTs Kranji. Seiring perkembangan kelembagaan dan penguatan identitas pendidikan pesantren, nama tersebut kemudian disempurnakan menjadi Madrasah Tsanawiyah Tarbiyatut Tholabah, yang hingga saat ini lebih dikenal dengan sebutan MTs. TABAH. Dalam perjalanan lebih dari enam dekade, MTs. TABAH terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang memadukan keunggulan pendidikan formal dengan nilai-nilai kepesantrenan. Pertumbuhan jumlah peserta didik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tradisi keilmuan, serta berbagai capaian prestasi akademik dan nonakademik menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu. MTs. TABAH meyakini bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mengembangkan kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat spiritualitas, serta menumbuhkan akhlakul karimah. Oleh karena itu, seluruh proses pendidikan dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, penguatan nilai-nilai keislaman, dan pembentukan kepribadian yang berintegritas. Di bawah kepemimpinan Ustaz Abdul Manan, S.Pd.I., yang mulai mengemban amanah sebagai Kepala Madrasah pada tanggal 22 Oktober 2025, MTs. TABAH terus memperkuat visi pendidikan yang telah dirintis oleh para pendahulu. Dengan tetap berpijak pada nilai-nilai pesantren, madrasah berkomitmen untuk melahirkan generasi yang berakhlakul karimah, unggul dalam prestasi, memiliki kecakapan hidup, serta mampu beradaptasi dan bersaing di era global. Bagi MTs. TABAH, madrasah bukan sekadar tempat berlangsungnya proses pembelajaran, melainkan ruang tumbuh bagi para santri dan siswa. Sebuah ruang yang mengantarkan akal untuk tercerahkan, hati untuk dilembutkan, dan akhlak untuk dimuliakan. Pendidikan dipandang sebagai proses membimbing manusia agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Nilai utama yang terus diwariskan dan menjadi ruh perjuangan madrasah adalah pesan keistiqamahan yang diajarkan oleh Al-Maghfurlah KH. Baqir Adelan: > حيثما تستقم يقدر لك الله نجاحا فى غابر الأزمان > "Di mana pun engkau istiqamah, Allah akan menakdirkan keberhasilan bagimu di masa yang akan datang." Pesan tersebut menjadi fondasi dalam membangun budaya madrasah yang berorientasi pada pembiasaan kebaikan, kedisiplinan, keteladanan, dan penguatan spiritualitas. Berbagai kegiatan pembiasaan dilaksanakan secara berkelanjutan, seperti shalat Dhuha berjamaah, shalat Dzuhur berjamaah, kajian keagamaan, khatmil Qur'an, istighatsah, serta berbagai aktivitas pembinaan karakter lainnya. MTs. TABAH juga terus mengembangkan berbagai program unggulan, di antaranya Program Takhassus Tahfidz Al-Qur'an dengan target hafalan enam juz, Program Takhassus Kitab Kuning dengan fokus kajian Fathul Qarib, program matrikulasi bagi peserta didik baru, pembinaan olimpiade dan prestasi akademik, serta sistem pendampingan santri melalui program Wali Asuh. Dengan semangat memegang teguh prinsip: > المحافظة على القديم الصالح والأخذ بالجديد الأصلح > "Memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik," MTs. Tarbiyatut Tholabah terus berupaya menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap kokoh menjaga jati diri pesantren. Harapannya, madrasah ini dapat terus melahirkan generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan peradaban.
Bagikan Halaman Ini:

Menu Profil

Penerimaan Santri

Mari Bergabung Bersama Kami

Persiapkan generasi unggul dan berakhlak Qur'ani.

Daftar Sekarang
Hubungi Layanan WA